Skip to content
Terbawa Terbawa

Artikel terbawa.com

  • Home
  • Contact Us
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Informasi
  • Teknologi
  • Travel
Terbawa
Terbawa

Artikel terbawa.com

April 22, 2025

Pempek: Kuliner Khas Palembang yang Melegenda

Kalau kamu bertanya pada siapa pun tentang makanan khas Palembang, hampir bisa dipastikan jawaban yang pertama kali muncul adalah pempek. Ya, pempek adalah salah satu ikon kuliner Indonesia yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Keberadaan makanan ini sudah begitu melekat dengan identitas kota tersebut, sampai-sampai banyak orang yang langsung terbayang pempek setiap kali mendengar nama Palembang. Tidak hanya terkenal di daerah asalnya, pempek juga telah menjadi salah satu makanan favorit yang bisa ditemui di banyak kota di Indonesia.

Namun, meski kepopulerannya sudah sangat luas, tidak semua orang tahu sejarah, jenis-jenis, cara pembuatan, hingga keunikan rasa yang dimiliki oleh pempek. Artikel dari situs dapuroma.id ini akan membahas secara lengkap mengenai pempek—dari asal-usulnya, ragam bentuknya, hingga bagaimana makanan ini tetap bertahan dan terus dicintai dari generasi ke generasi.

Asal Usul Pempek: Cerita dari Zaman Dulu

Pempek diyakini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Menurut sejarah lisan yang berkembang di masyarakat Palembang, pempek pertama kali dibuat oleh seorang warga keturunan Tionghoa yang tinggal di pinggiran Sungai Musi. Ia merasa prihatin melihat banyak ikan hasil tangkapan nelayan yang tidak terpakai karena tidak tahu cara mengolahnya. Lalu muncullah ide untuk menggiling daging ikan, mencampurnya dengan sagu, dan membuatnya menjadi makanan yang awet dan lezat. Makanan itu kemudian dijual keliling menggunakan pikulan.

Masyarakat setempat menyebut si penjual pempek ini sebagai “apek”, sebutan yang umum untuk orang tua laki-laki keturunan Tionghoa. Dari situlah nama “pempek” atau “empek-empek” konon berasal, yang merupakan pelafalan dari kata “apek”.

Seiring waktu, pempek semakin dikenal luas dan menjadi makanan favorit tidak hanya di Palembang, tetapi juga menyebar ke berbagai daerah lain. Kini, pempek sudah menjadi simbol dari kekayaan kuliner Palembang yang tak ternilai.

Bahan Dasar: Sederhana Tapi Kaya Rasa

Pempek dibuat dari bahan dasar yang cukup sederhana: daging ikan dan tepung sagu. Ikan yang paling sering digunakan adalah ikan tenggiri karena memiliki rasa gurih yang khas serta tekstur yang cocok untuk dibuat adonan. Namun, tidak jarang juga pempek dibuat dari ikan gabus, belida, atau bahkan ikan lain tergantung ketersediaan dan preferensi pembuatnya.

Daging ikan digiling halus lalu dicampur dengan tepung sagu, air, garam, dan sedikit penyedap rasa. Adonan ini kemudian dibentuk sesuai jenis pempek yang ingin dibuat. Setelah dibentuk, biasanya pempek direbus atau dikukus terlebih dahulu, kemudian bisa langsung dimakan atau digoreng terlebih dahulu untuk menghasilkan tekstur luar yang renyah.

Jenis-Jenis Pempek yang Wajib Dicoba

Salah satu hal yang membuat pempek begitu menarik adalah variasinya yang sangat banyak. Setiap jenis pempek memiliki bentuk, isian, dan rasa yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa jenis pempek paling populer yang bisa kamu temukan:

  1. Pempek Kapal Selam
    Ini mungkin adalah jenis pempek yang paling terkenal. Pempek kapal selam memiliki bentuk besar seperti telur yang terbalik dan diisi dengan telur ayam mentah di bagian dalamnya. Setelah direbus, telur di dalamnya akan matang sempurna, dan menciptakan sensasi rasa yang sangat nikmat saat digigit. Rasa gurih dari telur dan kenyalnya adonan pempek membuatnya jadi favorit banyak orang.
  2. Pempek Lenjer
    Pempek ini berbentuk lonjong dan panjang seperti sosis. Tidak memiliki isian, namun rasa dasarnya tetap gurih dan nikmat. Pempek lenjer sangat cocok dimakan bersama saus cuko karena teksturnya yang lembut dan kenyal.
  3. Pempek Adaan
    Berbeda dengan kapal selam dan lenjer, pempek adaan biasanya digoreng langsung setelah dibentuk bulat tanpa direbus lebih dulu. Rasanya lebih gurih karena sering kali ditambah dengan daun bawang atau bawang merah di dalam adonannya. Teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam.
  4. Pempek Kulit
    Jenis ini dibuat dari campuran daging ikan dan kulit ikan. Rasanya sedikit lebih kuat dan aromanya lebih khas. Biasanya berbentuk pipih dan digoreng hingga renyah.
  5. Pempek Pistel
    Pempek ini diisi dengan tumisan pepaya muda yang sudah dibumbui, memberikan cita rasa manis dan gurih dalam satu gigitan. Ini adalah salah satu varian pempek yang tidak berbahan dasar telur atau ikan di bagian dalamnya.
  6. Pempek Tunu
    Pempek ini unik karena dibakar, bukan digoreng atau direbus. Biasanya menggunakan isian ebi atau sambal, dan rasanya sangat menggoda karena aroma bakar yang khas.

Dengan begitu banyak variasi, pempek menjadi makanan yang tidak membosankan. Kamu bisa mencoba jenis yang berbeda setiap kali dan tetap mendapatkan pengalaman rasa yang unik.

Cuko: Saus Khas yang Jadi Kunci Rasa

Tidak lengkap rasanya membahas pempek tanpa membicarakan cuko. Cuko adalah saus berwarna cokelat kehitaman yang terbuat dari gula merah, cabai rawit, bawang putih, asam jawa, dan garam. Cuko memiliki rasa yang kompleks: manis dari gula, asam dari asam jawa, dan pedas dari cabai rawit. Kombinasi rasa inilah yang menjadi ciri khas utama pempek.

Setiap rumah atau toko pempek biasanya punya resep cuko sendiri. Ada yang suka menambahkan ebi untuk memberikan aroma laut, ada juga yang membuatnya lebih encer atau lebih pekat. Tapi satu hal yang pasti, cuko adalah bagian tak terpisahkan dari pempek. Bahkan ada ungkapan, “makan pempek tanpa cuko itu seperti sayur tanpa garam”—tidak lengkap rasanya!

Cuko juga memiliki manfaat lain. Kandungan bawang putih dan cabai yang tinggi dipercaya bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlancar peredaran darah. Jadi meskipun terasa pedas, cuko justru punya nilai kesehatan tersendiri.

Pempek di Zaman Sekarang: Tetap Digemari, Terus Berkembang

Di tengah gempuran berbagai makanan modern, pempek tetap bertahan dan bahkan semakin populer. Inovasi terus dilakukan oleh para pelaku usaha kuliner untuk membuat pempek lebih menarik. Kini, pempek sudah hadir dalam bentuk beku (frozen), dikemas rapi, dan bisa dikirim ke seluruh Indonesia. Bahkan ada yang menjual pempek ke luar negeri untuk memenuhi permintaan dari perantau yang rindu cita rasa kampung halaman.

Selain itu, beberapa pengusaha juga membuat variasi baru, seperti pempek isi keju, pempek mini, hingga pempek berbentuk unik yang cocok untuk oleh-oleh. Namun tetap saja, rasa klasik pempek kapal selam dengan cuko tradisional masih menjadi primadona yang sulit digeser.

Restoran dan rumah makan yang khusus menyajikan pempek pun terus bertambah. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta, kamu bisa dengan mudah menemukan pempek dengan cita rasa otentik. Bahkan banyak food truck dan gerai modern yang menjadikan pempek sebagai salah satu menu andalan mereka.

Kenangan, Budaya, dan Cinta dalam Setiap Gigitan

Pempek bukan hanya makanan. Bagi banyak orang, pempek adalah kenangan. Bagi warga Palembang yang merantau, pempek adalah rasa rumah. Bagi penikmat kuliner, pempek adalah simbol kekayaan rasa yang dimiliki Indonesia. Dalam setiap gigitan pempek, ada cerita tentang sejarah, kreativitas, dan cinta terhadap budaya sendiri.

Tidak heran jika makanan ini begitu dicintai oleh banyak kalangan. Baik anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia, semua menyukai pempek. Sifatnya yang fleksibel, bisa dimakan sebagai camilan maupun makanan utama, menjadikannya sangat cocok untuk berbagai suasana.

Pempek juga kerap menjadi sajian spesial di berbagai acara, mulai dari arisan, ulang tahun, hingga pertemuan resmi. Membawa pempek sebagai oleh-oleh pun seolah sudah menjadi tradisi yang wajib jika seseorang pulang dari Palembang.

Penutup

Pempek adalah salah satu kuliner tradisional Indonesia yang tidak hanya lezat, tapi juga sarat makna. Dari bahan-bahan sederhana, pempek menjelma menjadi makanan legendaris yang dicintai lintas generasi. Cita rasanya yang khas, variasinya yang beragam, dan kehadiran cuko sebagai pendamping menjadikan pempek unik dan tak tergantikan.

Jadi, jika kamu belum pernah mencoba pempek asli Palembang, saatnya menjadikannya sebagai tujuan kulinermu berikutnya. Dan jika kamu sudah mencobanya, pasti tahu betapa sulitnya melupakan rasa dari pempek yang melegenda ini.

 

 

 

 

Kuliner Kuliner Khas Palembang MelegendaKuliner Khas Palembang yang MelegendaPempek

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Finance
  • Hiburan
  • Informasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • Nasional
  • Otomotif
  • Properti
  • Regional
  • Seleb
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized
Seedbacklink

Motors Anunk Blog Azur Teknik Delapan Tujuh Image Fiver Kimcel Lanka Phone Doronix Hey Go Girl Lace Mamba Polliwog Spond Subito Technology Wiki Figures Neko Yamada Foshan Yewang Plaber Store Zero Modal Take Ni Bo Accela Navi Dframe Works Hilde Heim Wadimhiri Ants INC Passengers Online Quoc Dat Travel Albayt Al-Fakhir Auto Papa Avatron Park Astro Sabina Blog Dalara Twurn Epi Mundo Kata Kahama Salafiyat Iklan Ceria W Blogers Yamato Grace Islamu Deni Mehru Blog Swa Berita Olivia Toja Melisa Chaib Yurora Meta Online Kata Bijak Mitha Mbah Sinopsis Jogjis Jays South Fresta April WEB Wani Sinso Aladde Slaggert My Hit Radio Sambal Mama Utama Indo KP Info Aidax Hy Connect Estenad Hamakoi Jasa Buat Surat Moots Clothing Virtual Panic Nurse Husain Sulastri Shoh WEB Zombie Net Novo Tech Online Hojalero Mery & Marina Eien Blog Sallad WF Sofiq Mister Dimitri Rekonstruksi Ago Show Hidup Mulia China Mobile Magazine Rach Miller Laguras Exels Kart Book Gloture SPP Online Smiley Feed Adrian Orbai Erika Smith The Pine Second Mega Tronixing Segura Host Tengda Bio Hooker Tea Temufi Kujira Film Amar Lue Kare Emi Ane Shiwaya Pouya Web Mede Blog Codered Blog Fluid Time Iraqiyat Pio Nova Shoes Flins Mohammed Talbi Joor Joor Ponto Blog Gue BC Expo Article Ways Dekra Bike Online Kalender Real Food Suomi Mawared Korsarios Last Minute Inarima Kosmetik Licensario Indy Ten Point The Six Box Astra Medical Victime Sport IP Nuts Otoriyo Seru Milky Coke Old & Ado Gue Variando Animal Facts UAMJ XLS XLab Yaman Herbal Active Beat Tokori Global Deckape Media My Budapest Run A Drake Banjo Movie Bocho IO Clay Dyer Forestec Hay Bill Remont Air Naoki Arima J Sandwich Linux Internet Des Gua Ce Web Go Things To Do Tito Macaroni Information Navi Jones DB Wisata Surabaya Bos Travel Mata Dunia Teknob Trans City Kang Erik Mau Mae Tahfed Wirk Man Man Blog Niken Suwito Online Navi Creator Radio Sofa iswandi Iswandiesaputra Khayla Faiza Putri Iswandi Cuci Helm Banua Kata Wandi Catatan Wandi Kang Wandi Wandie Otomotif Blog Iswandi Blog Khayla Wisata Kandangan Blog Wandie Salsabela Dina Amelia Kurang Info Kurang Berita Berita Nasional Sinyal Web Media Koma Berita Besok Sosial Web Your Blogger Satu Iklan Sebelas Kata Online Selalu Paduan Wisata Sakura Pertiwi Halim Kurnia Umi Safitri Indah Yuliarti Info Aja Sehat Bijak Bertanya Afiliasi Acara Adaptasi Adat Abai Alun Alih Ambil Akumulasi Ancam Angkut Asing Arah Bagi Basmi Balas Bayang Beli Bawa Terbenam Bebas Belenggu Biasa Bentuk Terburu Cabut Cantum Cakup Aduan Ajakan Adem Mengakar Akses Anggap Balas Ambil Bentuk Capai Unggah Ubah Tunggu Ukur Ulasan Kata Gentayangan Bapak Dinginan Banyakan Besaran Kedalaman Memikat Gembira Yakinkan Segera Sekali Kehendak Kesepuluh Sambungan Media Konsultasi Ku Sepuluh Kata Berita Dingin Perkenan Blog Bahasa Blog Tanda Blog Sepeluh Berita Media Konsultasi Tanya Info Media Hangat Bahasa Kata

©2026 Terbawa | WordPress Theme by SuperbThemes